“Saya Pilih Berobat ke Surabaya untuk Masalah Pinggang”

ESTRELAONLINE.CO-Kecetit pinggang atau terjepitnya saraf di bagian pinggang sangat menyakitkan di samping mengganngu aktivitas sehari-hari. Namun untuk berobat dan menyembuhkannya banyak penderita yang kondisinya sudah tidak bisa berjalan, takut kalau-kalau nantinya harus dioperasi.

“Kebanyakan orang takut lumpuh, impotensi dan kondisinya lebih buruk,” kata dr Budi Setiawan SpBS saat gathering “Nikmati Hidup dengan Otak dan Saraf Sehat” akhir pekan lalu, Hotel Swiss Bellin Kristal Kupang.

Acara gathering dari tim Brain & Spine Centre cukup menarik karena menyajikan perkembangan teknologi terkini soal penyembuhan kecetit pinggang atau spondylosis lumbal (HNP).

Ada pernyataan menarik dari salah satu peserta yang bernama Theo Widodo. Ia membandingkan hasil operasi antara dokter di kawasan ASEAN yang biasa jadi jujugan warga Indonesia jika berobat dengan dokter Surabaya.

“Kakak saya untuk operasi pinggang di Surabaya luka operasinya hanya 2,5 cm, sedang istri saya yang operasi di luar negeri luka bekas operasinya 12 cm. Perbedaannya lagi, istri saya yang operasi di luar negeri tidak bisa membungkuk, sedang kakaknya bisa membungkuk.”

Terjepitnya saraf pada tulang belakang atau biasa dikenal dengan HNP atau Herniasi Nukleus Pulposusyaitu yaitu adanya penonjolan inti dari diskus yang menjadi bantalan tulang belakang ( sehingga penonjolan tersebut menekan saraf) demikian Dokter Budi Setyawan, Sp.BS, ketika membawakan materi tentang Low Back Pain atau Nyeri Punggung Bawah, pada kegiatan Community Gathering.

Beberapa hal yang bisa menimbulkan nyeri punggung bawah, kata dokter Budi, yakni kurang olah raga, postur tubuh yang salah sehingga posisi tulang menjadi tidak seimbang, juga posisi duduk dan berdiri yang salah, suka menonton TV sambil tidur, bermain game pokemon go atau games lainnya yang lama, faktor usia dan trauma kecelakaan. Sementara faktor genetik masih jadi tanda tanya.

Kalau keadaan ini dibiarkan maka penderitanya jika berjalan tidak normal lagi sepertimembungkuk, menyeret kaki, atau bahkan lupa memakai sandal. Untuk pria keadaan bisa lebih memburuk karena akan mempengaruhi kesehatan seksual.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *