Kekecewaan Seorang Gianluigi Buffon

ESTRELAONLINE — Kegagalan tim nasional Italia menembus semifinal Piala Eropa 2016 setelah ditekuk Jerman dalam drama adu penalti, Sabtu (2/7) malam waktu setempat, menimbulkan kekecewaan besar untuk penjaga gawang sekaligus kapten tim, Gianluigi Buffon.

“Semuanya memiliki alasan masing-masing untuk menangis,” ujar Buffon kepada Rai Sport. “Saya meminta maaf karena kami sebenarnya pantas menang, setelah kami membuat begitu banyak orang percaya.”

Pemenang antara Jerman dan Italia harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah keduanya hanya mampu bermain imbang 1-1 selama 120 menit jalannya pertandingan. Gol Mesut Oezil pada menit ke-65 berhasil disamakan Italia lewat penalti Leonardo Bonucci menit ke-78.

Dalam adu penalti, empat eksekutor Italia: Simone Zaza, Graziano Pelle, Bonucci, dan Matteo Darmian, gagal menunaikan tugasnya. Sedangkan di kubu Jerman hanya Thomas Mueller, Oezil, dan Bastian Schweinsteiger yang gagal.

“Penyesalan bisa datang ketika Anda tidak memberikan segalanya. Tapi kami tidak begitu. Kami hanya satu langkah lagi dari kesuksesan,” ujar Buffon.

“Saya merasa sedih untuk para suporter yang selalu bersama dengan kami. Kami solid dan sulit dikalahkan, tetapi untuk saat ini takdir tak bersama kami.”

Ini adalah kali pertama Italia kalah dari Jerman di turnamen besar atau pertandingan kompetitif. Usai menundukkan Italia, Jerman akan menanti pemenang antara tuan rumah, Perancis, dan tim kejutan Islandia.(CNN.com)