Pejabat Gereja:Naikkan Upah Minimum Pekerja Timor Leste

ESTRELAONLINE.CO-Saat ini upah minimum harian di Timor Leste sudah usang dan perlu ditingkatkan, kata seorang pejabat teras gereja.

Ayah Adrian Ola Duli, direktur Caritas Dili, mengatakan upah saat ini sekitar US $ 3,75 tidak cukup bagi seorang pekerja untuk membayar makan tiga kali sehari, apalagi mencukupi kebutuhan keluarganya. Upah bulanan adalah $ 115 per bulan (Rp 1,4 juta) dan perlu diangkat ke lebih dari $ 200 (Rp 2,6 juta) kata Pastor Duli.

Menurut tradisi Timor Leste, seorang pekerja mendukung semua orang yang tinggal di rumahnya, bukan hanya istri dan anak-anak. Hal ini umum di negara itu untuk satu rumah tangga menjadi rumah bagi beberapa keluarga, katanya.

Romo Duli lebih lanjut mengatakan bahwa banyak keluarga mengeluh upah rendah selama pertemuannya dengan mereka.

Pada tanggal 1 Mei, lebih dari 400 pekerja dari sejumlah federasi pekerja protes di luar istana perdana menteri di Dili menuntut pemerintah merevisi peraturan upah minimum diberlakukan pada tahun 2012.

Joao Bosco, seorang pengunjuk rasa, mengatakan ia bergabung dengan demonstran karena peraturan yang ada pada upah minimum tidak lagi relevan.

“Saya perlu peningkatan gaji saya,” kata Bosco, seorang pekerja di pelabuhan Dili.

Demikian pula Jose Conceicao da Costa, Sekretaris Umum Konfederasi Pekerja Timor Leste, mengatakan selama demo May Day bahwa upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah empat tahun lalu diperlukan revisi untuk memenuhi kebutuhan pekerja.

“Harga bahan pokok meningkat dari waktu ke waktu,” katanya.

Menteri Ilidio Tenaga Kerja Timor Leste Ilidio Ximenes da Costa mengatakan kepada pekerja bahwa pemerintah akan melihat tuntutan mereka dan berjanji untuk menemukan cara bagaimana meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Ia mengatakan revisi mendesak karena pemerintah percaya bahwa pekerja merupakan faktor kunci dalam pembangunan nasional.

“Tetapi perubahan harus bertahap, tidak revolusioner,” katanya. “Setiap aspek akan dipertimbangkan untuk tujuan bersama, termasuk pengusaha.”

“Kami membutuhkan investasi asing. Jika setiap tahun kita menuntut kenaikan upah minimum, saya khawatir  investor takut akan ragu-ragu untuk berinvestasi di negara kita,” kata Da Costa.

Menurut survei angkatan kerja 2013 oleh Organisasi Buruh Internasional, sektor jasa mempekerjakan lebih dari 50 persen dari tenaga kerja Timor Leste, diikuti oleh pertanian, sedangkan sektor industri menyerap 13 persen.

Sebagai alternatif, kementerian tenaga kerja terus mengirim pekerja Timor Leste ke luar negeri di mana rata-rata gaji $ 1.500 (Rp 1,9 juta) per bulan.(ucanews.com)

One thought on “Pejabat Gereja:Naikkan Upah Minimum Pekerja Timor Leste

  • 06/05/2016 at 07:14
    Permalink

    Sebagai alternatif, kementerian tenaga kerja terus mengirim pekerja Timor Leste ke luar negeri di mana rata-rata gaji $ 1.500 (Rp 1,9 juta) per bulan??????? $1.500 dikonversikan ke Rupiah (kurs rupiah kira 12,000/$1.00 = 18,000,000.00 bukanya Rp 1,9 juta

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *