Pemain Bola Indonesia di Timor Leste Sedang Memperdalam Bahasa Tetun

SURABAYAONLINE.CO – Para pemain asal Indonesia yang berkiprah di Liga Futebol Amadora Timor Leste, terus beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari di bekas provinsi Indonesia itu. Bahasa menjadi kendala utama dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat di sana, itu sebabnya para pemain Indonesia yang sedang merumput di sana, sedang mendalami bahasa setempat.

Hal ini seperti dituturkan Imanuel Wanggai, mantan pemain Persipura Jayapura yang sekarang memperkuat Carsae FC Dili.

Salah satu yang terus ditingkatkan adalah adaptasi dalam hal komunikasi sehari-hari. “Sebagian besar masyarakat dan rekan-rekan di klub menggunakan Bahasa Tetun,” ucap Imanuel Wanggai yang sekarang sedang menjalani pengobatan cedera di Jayapura.

Selain Manu, panggilan akrab Imanuel Wanggai, pemain Indonesia lainnya yang beredar di Timor Leste adalah Abdul Rahman Sulaeman, Patrich Wanggai, Titus Bonai, hingga Boaz Solossa. Para pemain dari Yogyakarta juga banyak yang memperkuat tim di Timor Leste.

Untuk Manu sekarang ini program kembali ke Jayapura karena harus menyembuhkan cedera. “Kaki saya ngilu kalau buat lari. Sekarang saya terus mencoba terapi pemulihan. Tapi perlu saya tegaskan, saya masih pemain Carsae, pulang hanya untuk mengobati cedera,” ujar Manu Wanggai. (bola.com)