Australia Tolak Tuntutan Timor Leste Soal Renegosiasi Batas Laut

DILI, EO–Pemerintah Australia sudah menunjukkan sikapnya terhadap tuntutan rakyat dan Pemerintah Timor Leste yang menuntut pembicaraan kembali masalah perbatasan laut dengan Timor Leste.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh Josh Frydenberg, Menteri Sumberdaya Alam dan Energi Australia kepada radio ABC, Selasa (12/4)

“Australia tidak akan masuk lebih jauh untuk membicarakan tentang masalah batas laut dengan Timor Leste, Kami percaya saat ini posisinya sudah adil bagi kedua negara,” katanya.

Sikap tidak bersahabat Australia ini dikecam tidak menghargai kedaulatan Timor Leste. Presiden Partai CNRT di Parlemen, Natalino Dos Santos mengungkapkan kekecewaan dan ketidakpuasaannya terhadap sikap Canberra yang menolak untuk melakukan pembahasan lebih lanjut tentang batas laut kedua negara sebelum pertemuan Panel Ahli Independen.

Pemerintah Timor Leste sejak lama mendesak Australia agar melakukan negosiasi ulang soal eksplorasi minyak dan gas di Celah Timor dan soal batas-batas negara di wilayah laut. Kesepakatan yang sekarang dinilai sangat merugikan Timor Leste.

Dili mengklaim bahwa Australia memata-matai para pejabatnya selama negosiasi Celah Timor demi mendapatkan keuntungan komersial maksimal. Karena itu Timor Leste ingin agar perjanjian yang ada dibatalkan.

Australia dan perusahaan-perusahaan minyak internasional dituduh menekan Timor Leste untuk menandatangani kesepakatan bagi hasil minyak.

Timor Leste dan Australia menandatangani kesepakatan itu bulan Januari 2006, empat tahun setelah negara itu resmi merdeka dari pendudukan Indonesia. Namun perjanjian tersebut masih harus diratifikasi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *