Menteri Olahraga Mendukung Pemain Indonesia Bergabung Club Timor Leste

ESTRELAONLINE.CO – Kompetisi Indonesia hingga kini belum jelas statusnya. Setahun tak ada kompetisi yang berarti di tanah air, membuat para pemain Indonesia mulai berubah fikiran dengan mencarai keberuntungan di negara orang lain, seperti Malaysia, Singapura, Thiland dan terakhir Timor Leste.

Sejak akan digulirkannya Liga Futebol Amadora 2016 di Timor Leste, sejumlah pemain Indonesia banyak yang hijrah ke negara yang pernah menjadi provinsi ke-27 Indonesia. Selain pemain dari Kupang NTT, sejumlah pemain profesional dari club Liga Indonesia juga tergiur untuk mencari keberuntungan di Timror Leste.

Gayungpun bersambut, di antara club-club di Liga Amadora sendiri juga banyak yang sedang memburu pemain Indonesia, seperti Karketu FC dan Carsae FC.

Bahkan belakangan ini, Timor Leste menjadi destinasi favorit pemain-pemain top Indonesia. Sebut saja Abdul Rahman, Titus Bonai dan Patrich Wanggai yang merapat ke Karketu Dili FC. Disusul oleh Oktovianus Maniani yang baru saja sepakat dengan Carsae FC.

Selain Timor Leste, di Malaysia juga menjadi sasaran berlabuhnya para pemain asal Indonesia. Seperti Dedi Kusnandar yang gabung Sabah FA, Andik Vermansyah di Selangor FC atau bahkan pelatih Rahmad Darmawan yang menjadi arsitek T-Team dengan membawa Makan Konate dan Abdoulaye Maiga.

Migrasi pesepakbola tanah air yang mulai mengincar karier di negeri seberang pun mendapat respons positif dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pria asal Jawa Timur itu pun mendukung rencana Evan Dimas yang bakal bertolak ke Spanyol.

Menurut Imam, hal ini pertanda bagus karena sudah banyak tim asing yang melirik pemain Indonesia. Sekalipun tim Timor Leste yang sedang ambisius membangun sepakbola mereka. “Gak apa-apa, kita ini kelebihan stok (pemain),” buka Imam kepada media.

“Artinya kalau anak-anak kita diambil oleh tim luar negeri, itu artinya mereka melihat. Sudah banyak bibit-bibit muda kita yang bisa menggerakkan persepakbolaan luar negeri,” tandas Imam bangga.